Surat Kecil untuk ibu

Seharusnya Catatan ini saya tulis diujung bulan Maret tahun lalu...
Pagi ini sangat indah...
langit sangat cerah, cahaya matahari sinarnya terasa hangat hingga menembus bagian belakang tulang rusukku. Aku bersiap memulai hariku saat itu, Dan kualihkan pandanganku menuju jam tangan yang kebetulan aku kenakan hari ini. Jarum Panjang mengarah pada angka 30 dan Jarum Pendek mengarah pada angka 10. Dan aku pun memukul jam itu seperti gerak Reflek seketika. Aku Panik ternyata hari tidak lagi berada di pagi, tapi persimpangan. Yah... persimpangan, Antara menyambut siang dan meninggalkan Pagi. Lalu seoarng wanita cantik mencium keningku lembut, Berbisiklah dia "SELAMAT MENUJU DEWASA SAYANG,Ibu bangga sama kamu". Yah.. Wanita cantik itu adalah orang yang melahirkanku. Bahkan aku lupa kalau hari ini adalah hari dimana aku menangis didunia untuk pertama kalinya. sambil memelukkunya ringan, beliau membisikan kata untukku lagi.
"ini harimu nak... selamat menjadi dewasa.. gerakkan kakimu selalu djln allah nak"
dengan lembut aku simpulkan bibirku untuk membentuk senyuman indah didepannya meskipun mataku menahan jatuhnya air aku membisikkan jawaban "trmksh bu,ini bukn hariku... ini harimu...
kau tau, 20 thn yg lalu kau perjuangkan aku,kau tahan rasa sakit,betapa susah perjuanganmu 20 thn yg lalu...
betapa bnyk keringat dingin yg keluar,betapa bnyk rasa skit yg hrus kau tahan demi mendengar tangisku...
bagaimana kau mampu berkata ini hariku...
ini harimu bu,krna 20 thn yg lalu kau berhsl mnjdi pahlwan.. mnjadi wanita sempurna... menjadi ibu adalh hal yg diimpikn setiap wanita... ini hr mu bu sekali lg trmksh untuk perjuangan hebatmu untuk 20 thn ini...
trmksh untuk membuatku menjdi dewasa...
trmksh bu,sudah ijinkn aku untuk mengenal dunia,berceloteh. menangis, tertawa... 


Mungkin aku ingat saat kita pertama kali saling menyapa hanya lewat monitor USG?
USG ??
ahh mungkin pada saat aku berada diperutmu belum ada alat itu yah....
Mungkin aku ingat, saat kamu menyanyikan lagu2 di tiap malam kita tidur
Mungkin aku ingat, tiap menit ibu mengusapku memastikan aku nyaman dlm dirimu
dalam rahimmu, aku sama ibu ngerasain denyut jantung yg sama
Aku selalu ingat  bahwa ibu mencintaiku dari hati, rahim,
bahkan engkau mencintaiku sejak sebelum mengetahui bagaimana rupa & bentukku..


tetaplah menjadi Bidadariku Bu,
jangan berubah, sedewasa apapun aku nanti
Bolehkan aku datang kepadamu selalu dan selalu... Menangis dan merengek menceritakan tentang duniaku..
jgn merubah pikiranmu bahwa kamu akan merepotkanku di masa tuamu,
tp cintailah aku, sama sperti kamu mencintai kekasih kecilmu dulu...

trmksh...
aku menyayangimu...
ijinkn aku memuliaknmu bu,,,

Komentar

  1. sebuah persembahan untuk seorang ibu, keren

    BalasHapus
  2. HehehehE makasih, Yah meskipun
    kata sekeren apapun tidak akan mampu didampingkan dengan rasa terimakasih yg luar biasa.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer